Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Saturday, September 13, 2008

di manakah aku

Pernah aku bertanya padamu, apakah aku berada didalam ‘circle of friends’ mu. Hingga kini kau tidak memberi jawapan yang pasti. Namun, setelah kau listkan satu persatu siapakah yang berada didalam lingkaran sahabat mu…ternyata…aku berada di luar circle of friends mu..


Jadi…dimanakah aku…

aku hanya berada bersama kumpulan orang2 yang pernah kau berurusan dengan…sekali dua…kumpulan yang ada atau tiada…tak akan memberi apa2 kesan pada mu. Disitulah kau tempatkan aku…sedangkan kau mengenali aku lebih lama dari kebanyakan nama yang kau tempatkan dalam lingkaran sahabat atau teman mu…dan pengalaman kita bersama hampir sama banyaknya dengan pengalamanmu bersama mereka…mungkin pengalaman bersama mereka jauh lebih berharga…maka mereka lebih layak untuk kau anggap sahabat sedangkan aku tidak…kerana itu amat mudah untuk kau mengatakan…aku sangat rindukan kalian…miss u guys so much…pernahkah kau merindui aku walau sedetik..

aku tahu…kau akan berkata…stop feeling that you’re second best…but then its stated in black and white…I am always second best in your life…

ku katakan sekali lagi...


Tiap kali aku mempersoalkan tindakan mu
Bukan bererti aku tidak mempercayaimu



Tiap kali aku menyakiti hatimu
Bukan bererti aku membencimu



Tiap kali aku berpaling darimu
Bukan bererti aku akan meninggalkanmu



Tiap kali aku menyepikan diri
Bukan bererti aku melupakanmu…



Aku menyepikan diri, kerana aku sedar kini…
Aku tidak penting buatmu.

Monday, August 25, 2008

jangan berkata selamanya

Jangan berkata kau cinta
Jika sebenarnya kau tak peduli

Jangan bercakap tentang perasaan
Jika sebenarnya ia tiada

Jangan berkata kau akan...
Jika kau tidak ingin memulakan

jangan melihat ke dalam mataku
Jika kau hanya berpura-pura

jangan berkata ‘hi’,
Jika kau maksudkan ‘bye’

jangan genggam tanganku
Jika kau akan melukaiku

jangan berkata hanya aku
Jika ramai dalam mimpimu

Jangan pegang hatiku
Jika kau akan melepaskannya

Jangan berkata selamamya
Jika kau akan pergi jua

Jika benar ini selamanya ...pastinya kau akan mencuba
Jangan berkata selamanya ...kerna pasti aku terluka

Monday, August 18, 2008

quote


mencintai bukan bererti memiliki

di pinggir sungai jatuh sekuntum mawar merah
aku melihat kau tersenyum
aku melihat batu di genggaman mu
aku melihat kau membunuhku



Sunday, July 13, 2008

erti sepi

Filem Sepi merupakan filem yang sedang hangat diperkatakan pada waktu ini...honestly..i have not seen it...but from what I've heard, it is worth watching...a real tear-jerker...managed to squeeze some unwanted tears even from the male population...tapi aku tak terasa pulak nak menonton filem tu...tak tau kenapa... tak de mood nak menonton filem sedih pada saat ini...

namun...tajuknya membuatku terfikir...apakah sebenarnya SEPI bagi aku...inilah erti sepi bagi aku...


SEPI

SEPI itu teman karib
yang setia menemaniku setiap hari
dari saat aku terjaga
hingga ke saat aku di buai mimpi
SEPI itu musuh
yang sering menceroboh kubu emosi
dan meruntuhkan semangatku
SEPI itu guru
yang mengajar aku
erti ketabahan dan kesabaran
SEPI itu pengalaman
walaupun perit
berani aku tempuhi
SEPI itu pengorbanan
yang perlu aku lakukan
demi mereka yang aku sayang
SEPI itu cinta
yang tak mungkin akan berlaku
walau aku cinta padamu
SEPI itu rindu
yang perlu ku jadikan sempadan
antara kau dan aku
SEPI itu takdir
yang terpaksa aku terima
dengan hati terbuka
SEPI itu hakikat
yang tak mungkin dapat ku ubah
walau sekuat mana pun aku mencuba
SEPI ITU HIDUPKU
SEPI ITU HATIKU
SEPI ITU KAMU
SEPI ITU AKU
SEPI ITU SELAMANYA....

Friday, May 9, 2008

perempuan adalah daun

bukan aku yang tulis sajak ni. aku terjumpa di internet. Tak tau pun siapa penulis nya...rasanya seorang lelaki kot...tak kisah la..yang penting, aku tertarik dengan sajak ini.

perempuan adalah daun...

lelaki adalah angin yang datang tiba-tiba
meniup rindu

menghembus asa
membuai daun

hingga kadang daun menjadi hijau segar

namun ketika angin berlalu

hilang begitu saja di putaran waktu
daun itu menguning sebelum sang waktu menjemputnya
karena terjatuh di tanah

inginku
biarlah daun itu gugur karena kehendak Sang Alam

bukan karena tiupan kencang sang angin kembara
atau bukan karena tangkainya menjadi lemah ketika tahu angin telah pergi
menghilang
tanpa bekas
meninggalkannya layu
membiarkannya kering terjatuh terkubur debu bumi

itulah perempuan

tempatnya mencari kesejukan dan dipaksa dikeringkan
yang sering tak terpikirkan
dilupakan akan kekuatannya
buat abadikan cintanya ...


daun yang telah gugur dan layu, walau disirami embun dan hujan tak mungkin akan segar kembali.....

Thursday, April 3, 2008

berikan aku alasan

Berikan aku alasan untuk meraguimu

Kerana aku percaya semua ucapan dan janjimu

Walau aku tahu kenyataannya berbeza

Berikan aku alasan untuk tidak menantimu

agar setiap kali kau pergi

aku tidak mengharapkan kau kembali

berikan aku alasan untuk menyesali

atau berikan aku sesuatu yang pasti

untuk ku genggam di saat aku merindui….

Tuesday, March 4, 2008

selamanya

Tiada masa untuk kita
Tiada tempat untuk kita
Siapakah yang membenarkan kita bermimpi,
lalu merampasnya semula
inginkah aku hidup selamanya…?

Tiada peluang untuk kita
Takdir bukan milik kita
Dunia hanya menyediakan sedetik saat manis
Untuk kita
beranikah aku hidup selamanya…?

Tapi…
Sentuhlah airmataku dengan bibirmu
Sentuhlah duniaku dengan jari-jemari mu
Hari itulah selamanya bagi ku…

Friday, February 8, 2008

AKU

Saat Sungai berhenti mengalir,
laut berhenti brombak.
beku seperti salju,
dingin diiringi hembusan angin.
Aku, yg bersama waktu telah mengiringi dirimu,
kini kan berpisah,

saat itu kan ku terbang ke langit
agar semua tahu
hujan yang membasahi bumi saat itu
adalah air mata ku...
aku, yang bersama waktu menyayangi dirimu,
kini kan berpisah...